Issue:
Pada akhir tahun lalu IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2012 PSAK akan dikonvergensikan secara penuh dengan IFRS (International financial reporting Standards). Compliance terhadap IFRS telah dilakukan oleh ratusan Negara di dunia diantaranya adalah Korea, India dan Canada yang akan melakukan konvergensi terhadap IFRS pada tahun 2011.
Tujuan:
Di tahun 2012 laporan keuangan yang dibuat berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi signifikan dengan laporan keuangan berdasarkan IFRS.
Manfaat yang diharapkan:
1) Memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan menggunakan SAK yang dikenal secara internasional (enhance comparability)
2) Meningkatkan arus investasi global secara transparan
3) Menurunkan biaya modal
4) Menciptakan efisiensi laporan keuangan
Konvergensi Roadmap:
PSAK akan dikonvergensikan penuh melalui 3 tahapan:
1. Tahap adopsi (2008 -2011)
2. Tahap persiapan akhir (2011)
3. Tahap implementasi (2012)
2009 Program:
Adopsi 18 IFRS/IAS di tahun 2009, yaitu:
IFRS 2 Share-based payment
IFRS 3 Business combination
IFRS 4 Insurance contracts
IFRS 5 Non-current assets held for sale and discontinued operations
IFRS 6 Exploration for and evaluation of mineral resources
IFRS 7 Financial instruments: disclosures
IFRS 8 Segment reporting
IAS 1 Presentation of financial statements
IAS 8 Accounting policies, changes in accounting estimates
IAS 12 Income taxes
IAS 21 The effects of changes in foreign exchange rates
IAS 26 Accounting and reporting by retirement benefit plans
IAS 27 Consolidated and separate financial statements
IAS 28 Investments in associates
IAS 31 Interests in joint ventures
IAS 36 Impairment of assets
IAS 37 Provisions, contingent liabilities and contingent assets
IAS 38 Intangible assets
2010 Program:
Adopsi 7 IFRS/IAS di 2010, yaitu:
IFRS 7 Statement of Cash Flows
IFRS20 Accounting for Government Grants and Disclosure of Government Assistance
IFRS24 Related Party Disclosures
IFRS29 Financial Reporting in Hyperinflationary Economies
IFRS33 Earnings per Share
IFRS34 Interim Financial Reporting
IFRS41 Agriculture
Effect to Business:
1. Akses ke pendanaan internasional akan lebih terbuka karena laporan keuangan akan lebih mudah dikomunikasikan ke investor global
2. Relevansi laporan keuangan akan meningkat karena lebih banyak menggunakan nilai wajar.
3. Disisi lain, kinerja keuangan (laporan laba rugi) akan lebih fluktuatif apabila harga-harga fluktuatif.
4. Smoothing income menjadi semakin sulit dengan penggunakan balance sheet approach dan fair value.
5. Principle-based standards mungkin menyebabkan keterbandingan laporan keuangan sedikit menurun yakni bila penggunaan professional judgment ditumpangi dengan kepentingan untuk mengatur laba (earning management).
6. Penggunaan off balance sheet semakin terbatas.
7. Perubahan mind-stream dari rule-based ke principle based:
8. Meningkatnya ketergantungan kepada profesi lain, seperti aktuaris dan penilai.
Source: IAI,IA, Wiley IFRS.